Trans TV: Dulu dan Kini

  • 2.8K Views
  • Last Post 07 July 2015
admin posted this 31 May 2015 - Last edited 31 May 2015

YKS Bukan Satu-Satunya Acara Trans TV Dengan Rating Tinggi

Kelahiran Trans TV hampir berbarengan dengan televisi swasta ‘kloter kedua’ seperti Global TV dan TV7, yakni pada tahun 2001. Meski TransTV sudah lama memiliki izin siaran, namun televisi yang kini menjadi milik Chaerul Tanjung ini baru mengudara dengan konsep acara serupa dengan televisi lainnya, yakni informasi terkini atau berita, reality show, infotainment, sinetron dan situasi komedi. Sebagai anak perusahaan dari PT Trans Corporation, TransTV kini berkantor di Gedung TransTV, bersama dengan anak perusahaan lainnya.

 

Apa Saja Acara Andalan Trans

Awal mula siaran Trans TV, stasiun televisi ini mengandalkan tayangan informasi harian dan juga selebritis. Trans TV unggul di acara Reportase Pagi, Reportase Siang, Reportase Sore, Reportase Malam dan Reportase Investigasi. Khusus yang terakhir ini, tim kreatif TransTV menyuguhkan beberapa fakta mengejutkan tentang banyak hal seperti makanan yang dicampur dengan pewarna tekstil, pengawet mayat, dsb. Acara ini cukup menarik perhatian pemirsa, karena tidak banyak acara di televisi lain yang ditayangkan melalui kamera tersembunyi.

Selain TransTV, tidak banyak yang mengupas realitas. Salah satu acara andalan TransTV di tahun 2008 adalah Termehek-Mehek. Kendati judulnya aneh, tetapi kemasan acara ini cukup bagus dan berani. Acara ini mengakomodasi keinginan beberapa orang yang ingin menyelidiki keberadaan orang terdekat mereka. Isunya pun beragam mulai anak atau orangtua yang hilang, suami yang diambil orang dan banyak lagi. Di acara ini, kru TransTV mendatangi rumah orang-orang yang diincar klien secara mengejutkan.

 

Memang, banyak pihak merasa keberatan, namun kenyataannya, acara ini memiliki rating tertinggi di jam primetime, yakni jam 6 sore. Tetapi, seiring dengan tingginya rating, maka acara ini pun semakin ‘dipaksakan’. Memasuki tahun ke tiga, para pelaku acara ini pun terlihat ‘berakting’. Meski demikan, acara ini sempat menyabet gelar sebagai acara Reality Show terfavorit Panasonic Gobel Awards pada tahun 2009.

Trans TV rajin menayangkan situasi komedi sejak awal memulai siaran. Salah satu sitkon terkenalnya adalah Bajaj Bajuri yang dapat dinikmati oleh pemirsa TransTV di tahun 2002. Dibintangi oleh Rieke Dyah Pitaloka, Mat Solar dan Nany Wijaya, acara ini memiliki rating yang sangat tinggi di jam prime time, meski di jam-jam sebelum dan sesudah acara ini juga ada beberapa sitkom lain seperti Suami-Suami Takut Istri. Namun ratingnya pun masih kalah dari Bajaj Bajuri. Setelah berjalan sekitar tiga tahun, sitkom ini dipisah menjadi Bajaj Baru Bajuri dan Salon Oneng. Sayangnya, rating yang mereka berdua dapatkan tidak dapat mengalahkan versi lama Bajaj Bajuri, apalagi kedua sitkom pecahan tersebut juga ditayangkan setiap hari.

 

Reality Show Bertahan, Bioskop TransTV dan Sinema Indonesia Spesial Jadi Andalan

Hingga memasuki hampir satu dekade TransTV, stasiun ini masih mengunggulkan acara realitas. Namun, acara tersebut cukup mendidik meski terlalu mengaduk emosi pemirsa. Salah satunya adalah Jika Aku Menjadi. Tayangan ini mengisahkan remaja kota yang ikut menginap di rumah warga yang sangat miskin di pelosok desa. Tentu, banyak penyesuaian yang harus mereka lakukan dan hal inilah yang menjadi daya tarik acara ini. Selain itu, banyak pula acara yang menghadirkan realitas dengan maksud supaya air mata terkuras seperti Ibu, Cahaya Keikhlasan dan masih banyak lagi.

Selain acara realitas, film lokal dan internasional juga turut menghiasi layar kaca TransTV. Bahkan, TransTV menayangkan beberapa film impor yang sebelumnya tidak pernah ada di stasiun televisi lain. Biasanya, film-film tersebut ditayangkan di momen spesial seperti Tahun Baru, Natal dan Lebaran.

Film lokal pun diandalkan meski diproduksi oleh rumah produksi milik TransCorp. Biasanya, film-film tersebut berbau religius atau mistis. Hidayah, adalah drama religius yang menceritakan tentang azab akan perbuatan jahat. Bintang utama Hidayah adalah Desy Ratnasari, dimana ia memerankan berbagai macam karakter. Hingga kini, TransTV masih konsisten menyuguhkan drama serupa yang dikemas dengan nama Ternyata, Oh Ternyata. Kisahnya beragam mulai misteri, mistis dan religi.

Tak jauh-jauh dari ketiga topik tersebut diatas, Sinema Spesial Indonesia juga dikemas serupa. Rupanya, memang masyarakat Indonesia masih meminati tayangan dengan kemasan demikian. Terbukti bahwa rating acara-acara tersebut sangat tinggi di jamnya.

 

2 Comments
Order By: Standard | Newest | Votes
admin posted this 31 May 2015 - Last edited 31 May 2015

YKS, Yang Fenomenal dan Akhirnya Terpental

Yuk Kita Sahur adalah acara andalan TransTV yang ditayangkan mulai bulan Juli 2013, untuk menyambut bulan puasa. Saat itu, acara ini memiliki rating tertinggi, sehingga TransTV memutuskan untuk membuat acara dengan singkatan yang sama, namun kepanjangannya berbeda, Yuk Keep Smile. Memang sedikit memaksa, tetapi acara ini justru memiliki rating tertinggi selama hampir empat jam. Acara ini melambungkan nama Caisar Putra Aditya yang mempopulerkan goyang Goyang Cesar.

Sayangnya, acara ini tidak bertahan lebih dari setahun. Pada suatu episode YKS, Caisar dihipnotis oleh Ferdian Setiadi. Ia menghipnotis Caisar dimana ia disuruh menganggap bahwa anjing di hadapannya adalah Benyamin Sueb. Tentu, hal ini sangat menyinggung keluarga besar almarhum, sehingga KPI pun memutuskan untuk menghentikan tayangan ini. SELAMANYA.

Benarkah demikian? Kenyataannya, TransTV masih menggunakan para pemain lama, format panggung lama, dan konsep lama dengan acara bertajuk Ngabuburit, dimana acara ini disiapkan di bulan puasa tahun 2014. Sayang, rating tinggi pun tak lagi diraih.

Berbagai acara di jam prime time seperti Panggung Impian, Duel Maut, The Blusukan, Katakan Putus, Rumah Gratis, Janji Suci Raffi&Gigi ternyata tidak cukup mengembalikan TransTV untuk meraih rating tertinggi seperti saat YKS ditayangkan. TransTV berada di peringkat ke tujuh dengan rating 7.8% , di bawah Trans7 yang di jam yang sama menayangkan On The Spot. Dominasi kontes dangdut, sinetron dan drama seri India yang berdurasi lebih dari enam jam ternyata tidak dapat dikalahkan oleh acara-acara Trans TV di jam tayang utama.

moviemania posted this 07 July 2015

Lihat Jadwal Trans TV untuk hari ini, 7 Juli 2015: 

00:00 Sinema Dini Hari
01:00 Reportase Malam
01:30 Mozaik Ramadhan
02:00 Sahur Itu Indah
04:45 Reportase Pagi
06:00 Insert Pagi
07:15 Sinema Spesial Liburan
09:00 Sinema Spesial Liburan: 
11:00 Insert Update
11:30 Bioskop Indonesia Premiere
13:00 Insert
14:15 Reportase Sore
14:45 Rumpi (No Secret)
16:00 Ngabuburit
17:00 Kultum Bersama Ustadzah Oki dan Umi Pipik
18:00 Ngabuburit
18:30 Hijrah Selebriti
19:00 Berita Islami Masa Kini
19:45 Dzikir Cinta Kasih
20:45 Di Bawah Lindungan Abah
22:00 Live With Trio Lestari
23:30 Breaking The Magician Code