Sinopsis Abad Kejayaan

  • 4.4K Views
  • Last Post 31 May 2015
admin posted this 31 May 2015 - Last edited 30 June 2015

Sinopsis Abad Kejayaan di ANTV

Sinopsis Abad Kejayaan - Sejak akhir Desember 2014, tepatnya pada tanggal 22 Desember, untuk kali pertama ANTV menayangkan drama serial dari Turki, yang berjudul asli ‘King Suleiman’ atau Muhteşem Yüzyıl. Cerita ini, ditayangkan di beberapa negara dan berhasil mengantongi rating yang cukup tinggi. Di Indonesia sendiri serial ini berhasil mendapatkan rating yang cukup tinggi meski pada awal kemunculannya mengundang beberapa kontoversi. Serial ini diadaptasi dari kisah kekuasaan Sultan Ottoman Suleiman I yang memerintah cukup lama di tahun 1520–1566 SM. Selama masa pemerintahannya, Sultan Suleiman ini banyak menaklukkan beberapa negara di benua-benua besar dari Asia Barat, Persia, Afrika, bahkan beberapa negara besar di Eropa seperti Bulgaria, Hongaria dan Albania. Kedigdayaan Sultan Suleiman ini berada pada puncaknya ketika Hongaria berhasil dikuasai Kesultanan Usmaniyyah.

 

sinopsis abad kejayaan di antv

 

Dari sekilas kisah di balik pembuatannya tersebut diatas, kisah Raja Suleiman tentu sangat menarik untuk diikuti. Apalagi, cuplikan film ini terus ditampilkan di beberapa pekan sebelum akhirnya resmi ditayangkan pada 22 Desember 2014 lalu. Sejak episode pertama, King Suleiman sudah mendapat respon positif dari para pemirsanya. Latar belakang sejarah yang menarik, kostum dan makeup yang paripurna, serta alur cerita sinopsis abad kejayaan yang tidak ruwet dan berputar-putar rupanya cukup membuat King Suleiman diminati.  Bumbu intrik dan percintaan antara King Suleiman dan para selirnya makin membuat para pemirsa penasaran, apalagi saat ia memilih Hürrem Sultan untuk menjadi Sultana. Yang tak kalah menarik, yakni persaingan antara Hürrem Sultan dan Mahidevran, permaisuri pertama dari King Suleiman. Tentu, sang permaisuri tidak rela posisinya digantikan begitu saja. Maka perselisihan antara kedua perempuan cantik ini menambah greget film asal Turki ini.

 

Dari King Suleiman ke Abad Kejayaan

Memasuki episode keempat, Komisi Penyiaran Indonesia mengendus adanya beberapa pelanggaran kode etik dari film ini. Pertama, adalah adegan seleksi dari para budak yang akan dipilih King Suleiman untuk dijadikan istri. Terpilihlah Alexandra yang kemudian dipersunting dan diberi gelar Hürrem Sultan. KPI beralasan bahwa seleksi tersebut tidaklah mencerminkan kesopanan dan kesusilaan, sesuai norma yang berlaku.

Sebelumnya, tayangan ini dikategorikan sebagai film Remaja, namun KPI memutuskan bahwa siaran ini harus dipindahtayangkan ke jam tayang dewasa dengan mencantumkan klasifikasi D (Dewasa). King Suleiman sempat ditayangkan pada pukul 20.00. Tetapi akhirnya, kini film ini diganti menjadi Abad Kejayaan dan ditayangkan pada pukul 22.00.

Satu-satunya alasan mengapa acara ini diganti namanya, adalah karena banyak pihak yang menilai bahwa cerita sinopsis abad kejayaan atau King Suleiman ini tidak sesuai dengan cerita Sultan Suleiman yang sebenarnya. Majelis Ulama Indonesia menyatakan bahwa para istri sultan seharusnya digambarkan sebagai wanita-wanita yang berbusana santun dan tidak mengumbar aurat. Karena itulah, ANTV pun mengubah judul sekaligus menggelar konferensi pers yang menyatakan bahwa Abad Kejayaan ini adalah cerita bersifat fiksi. Dan, harus ada kalimat tersebut di bawah ini: 

“Saluran ini tidak bertanggung jawab atas perbedaan penafsiran atau masalah apapun yang menyangkut hal ini, serta terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat perbedaan penafsiran tersebut.”

Apapun kontroversi yang terjadi, Abad Kejayaan telah menjadi tontonan yang dinanti oleh pemirsanya selama kurang lebih lima bulan. Kontroversi yang selama ini sudah terjadi, justru makin membuat tayangan ini diminati dan dinanti setiap malamnya. Di negaranya sendiri, film ini sempat dikecam oleh Racep Tayyep Erdogan, Presiden Turki, saat penayangan awal tahun 2012 lalu. Bahkan share dari Abad Kejayaan adalah 17,6, tertinggi di jam tayangnya yang bahkan sudah berubah.

1 Comments
admin posted this 31 May 2015 - Last edited 30 June 2015

Sinopsis Abad Kejayaan Secara Singkat

Sultan Suleyman mulai memerintah di usianya yang ke 26. Ia memiliki terinspirasi oleh keberhasilan Alexander Agung, bahkan ia ingin memiliki kekuatan yang jauh melebihi Alexander. Kepemimpinannya memang sudah dikenal di benua-benua besar di dunia, karena ia berhasil menaklukkan beberapa negara Eropa, Asia dan juga Afrika.

Kepeminpinan Sultan Suleyman di dampingi oleh Pargalı İbrahim. Ibrahim ini menjadi penasehat Suleyman yang memberikan wejangan tentang langkah-langkah Suleyman selanjutnya untuk memperlebar kekuasaan. Selain itu, Ibrahim jugalah yang berperan penting dalam memperkuat tatanan hukum di kerajaan atau kekaisaran dinasti Usmaniyyah. Selama ini, hubungan keduanya lebih dari sekedar penasehat dan kaisarnya. Mereka berdua bersahabat, bahkan bisa disebut bersaudara karena saling melindungi.

Sayangnya, hubungan antara Ibrahim dan Hurrem Sultan tidaklah harmonis. Di serial Abad Kejayaan ini, Hurrem Sultan digambarkan sebagai sosok antagonis, yang ingin menjauhkan Ibrahim dari Sultan Suleyman. Berbagai cara ia lakukan supaya hubungan keduanya renggang, dimana akhirnya Sultan Suleyman harus mengingkari janjinya untuk tidak mengeksekusi Ibrahim, apapun yang terjadi. Bahkan, Hurrem juga memiliki beberapa orang kepercayaan seperti Sumbul Aga dan Rustem Aga. Mereka bertiga selalu mencari celah untuk menyingkirkan Ibrahim dan membuat Sultan tidak percaya lagi kepadanya.

Hurrem Sultan juga diceritakan tidak rukun dengan Mahidevran, permaisuri pertama Suleiman. Sebelum bertemu dengan Hurrem Sultan, Mahidevran adalah sosok yang seharusnya menjadi istri resmi. Namun, keadaan membuktikan lain. Saat Sultan Suleyman memilih dari beberapa gadis yang akan dijadikannya selir, ia memiliki Hurrem Sultan, yang sebelumnya bernama Alexandra Anastasia Lisowska. Mahidevran pun tersisih dan posisinya menjadi selir. Tentu, Mahidevran tidak terima dengan hal ini. Keduanya selalu terlibat perselisihan, terlebih Hurrem juga sering bersikap arogan dengan posisi barunya, apalagi Sultan yang sering membelanya. Mahidevran pun sempat terlibat pertengkaran dengan Hurrem dan memukulinya sehingga membangkitkan amarah Sultan. Mahidevran pun diasingkan, bersama dengan anaknya Mustafa, yang seharusnya menjadi penerus tahta Suleyman.

Sayangnya, peran Hurrem Sultan dikabarkan tidak akan lagi dibintangi oleh si cantik Meryem Uzerli. Ia dikabarkan sakit saat proses syuting akan memasuki empat episode terakhir karena burnout syndrome, hingga ia harus berobat ke Jerman. Nah, siapa pengganti peran Hurrem Sultan nantinya? Apakah ia akan digantikan oleh orang lain, atau nantinya peran ini akan dihilangkan? Kita tunggu saja hingga Abad Kejayaan mencapai episode akhirnya. Demikianlah sekilas sinopsis Abad Kejayaan yang tayang di ANTV setiap harinya pada pukul 22.00 WIB.