RCTI: Dulu dan Kini

  • 732 Views
  • Last Post 07 July 2015
admin posted this 31 May 2015 - Last edited 31 May 2015

RCTI Makin Mantapkan Eksistensi Hingga Kini

Tahun 1989 adalah titik awal kebangkitan sistem penyiaran di Indonesia, dimana stasiun televisi milik negara, TVRI tidak lagi menjadi stasiun televisi tunggal yang ditonton oleh masyarakat Indonesia. Pemerintah memutuskan bahwa televisi yang dikelola oleh swasta dapat diluncurkan sejak 6 November 1988. Maka RCTI yang memiliki kepanjangan Rajawali Citra Televisi Indonesia  pun menjadi televisi swasta perdana yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia, kendati dengan lingkup penyiaran yang terbatas di ibukota dan kota-kota besar di Indonesia.

Diresmikan oleh presiden Soeharto pada tanggal 24 Agustus 1989, RCTI langsung menarik minat para pemirsa, yang disuguhi film-film impor menarik seperti MacGyver, Knight Rider, 21 Jump Street, serial gaul Beverly Hills 90210, sitkom Friends, dan drama seri berbobot, Law & Order, dan juga telenovela pertama yang disiarkan di televisi swasta, Wild Rose. Fenomena penayangan telenovela ini membangkitkan keinginan para televisi swasta yang bermunculan setelah lahirnya RCTI untuk menayangkan bermacam-macam telenovela, dengan topik yang sebenarnya hampir sama.

RCTI sebenarnya bukanlah televisi yang baru mengudara di bulan Agustus 1989. Sebelumnya, televisi milik PT Bimantara Ctra ini menjadi televisi berbayar di area Jabodetabek, dan mengantongi ijin siar nasional pada tahun 1999.

 

Daya Tarik RCTI

Apapun yang memiliki predikat ‘pertama’ pasti memiliki daya tarik tersendiri. RCTI menjadi sarana penghibur utama rakyat Indonesia, yang sudah jenuh dengan tayangan televisi pemerintah sejak era 60an. Apalagi, RCTI langsung menggebrak dengan tayangan film-film seri yang memiliki rating bagus di Amerika Serikat. Namun demikian, RCTI masih menayangkan muatan lokal seperti acara eksklusif  Panggung Libels, acara khusus untuk Trio Libels, boyband lokal satu-satunya yang naik daun di era awal 90-an. Saat itu, Armand Maulana sempat menjadi anggota Trio Libels saat Edwin harus keluar negeri untuk melanjutkan studi.

Selain itu, ada kuis Lifebuoy yang dipandu oleh Cathy Buon. Acara ini sangat diminati masyarakat, meski di televisi pemerintah pun ada beberapa acara kuis. Kuis ini sebenarnya sedikit menjiplak acara kuis ‘Win, Lose or Draw’ yang juga sempat ditayangkan RCTI di siang hari. Acara kuis lainnya yang sangat diminati di era 90-an adalah kuis Piramida yang dipandu Ronny Sianturi, kuis Jari-Jari yang dipandu oleh alm. Pepeng dan banyak lagi.

Salah satu daya tarik RCTI lainnya adalah tayangan terlawas yang masih eksis hingga kini, Seputar Indonesia. Melihat acara ini memang menjadi euforia tersendiri, karena sebelumnya masyarakat hanya disuguhi oleh tayangan berita pro pemerintah di TVRI. Meski tidak ada hal kontroversial yang ditayangkan di Seputar Indonesia—waktu ini lebih banyak Seputar Jakarta—tetapi masyarakat sangat menunggu banyak hal baru yang tidak dikupas di tayangan berita TVRI. Hingga kini, Seputar Indonesia masih menarik untuk dinanti, apalagi dengan setting yang modern dan kualitas penyiar dan produser berita yang sudah berpengalaman selama puluhan tahun. Namun demikian, RCTI yang baru tayang tetap harus menayangkan Dunia Dalam Berita dari TVRI setiap jam 9 malam.

Seputar Indonesia dan Seputar Indonesia Pagi mendapatkan  penghargaan dari Roy Morgan Research sebagai TV News Program of The Year di tahun 2014.

 

Eksistensi RCTI Hingga Kini

Sejak awal berdirinya televisi yang kini dimiliki sepenuhnya oleh PT Media Nusantara Citra (MNC), RCTI menonjolkan visi sebagai "Media Utama Hiburan dan Informasi". Sebagai media hiburan, RCTI sangat populer dengan ragam acara untuk berbagai gender dan usia.

Untuk si kecil, RCTI konsisten menayangkan si kucing lucu nan hebat, Doraemon yang terkenal dengan kantong ajaib dan temannya yang rewel si Nobita. Serial kartun Jepang ini masih menyandang sebagai film kartun pertama di televisi swasta di Indonesia dan masih ditayangkan hingga kini karena masih mendapat respon sangat positif bagi anak-anak Indonesia.

RCTI pun sudah konsisten menayangkan sinema elektronik sejak awal. Di tahun 90an, sinetron Bella Vista dari 1 hingga 3, Hati Seluas Samudra, Jangan Ucapkan Cinta, Janjiku, dan jangan lupa, sinetron berseri fenomenal seperti Catatan Si Doel dan Pernikahan Dini.

Kini, RCTI justru sangat mengandalkan sinetron untuk mencapai rating tinggi. Terlepas dari kontroversi sinetron yang dianggap tidak mendidik dan memberi contoh baik pada kaum muda, sinetron masih mendapat tempat di hati pemirsa, terbukti dari rating sinetron RCTI yang selalu tinggi.

Hingga bulan April 2015 kemarin, Tukang Bubur Naik Haji yang sudah ditayangkan sejak 2012 ini tetap mendapatkan rating tertinggi sebesar 4,5% dengan share 17,8%. TBNH juga dinobatkan sebagai sinetron terbaik tahun 2014 dengan gelar Soap and Drama of the Year oleh Roy Morgan Research. Sinetron lain yang juga mendapat perhatian banyak masyarakat adalah 7 Manusia Harimau dengan share sama seperti TBNH, namun dengan rating sebesar 4,3%.

 

2 Comments
Order By: Standard | Newest | Votes
admin posted this 31 May 2015 - Last edited 31 May 2015

Tayangan Olahraga Tak Lagi Disuka?

RCTI adalah televisi pertama yang menayangkan siaran langsung Liga Italia, World Cup 90, 94, 98, Euro 92, 96, Formula 1 dan juga Planet Football. Semuanya itu menjadi tayangan yang sangat dinanti publik, meski sebelumnya mereka tidak pernah tertarik untuk mengikuti kompetisi sepakbola tingkat dunia. Kini, RCTI tidak terlalu fokus kepada penayangan siaran langsung even olahraga tingkat dunia.

 

Dahsyat, Drama Korea, hingga Pencarian Bakat.

Dahsyat pertama kali ditayangkan pada 2008. Acara yang mengusung tema musikal ini memiliki durasi cukup panjang, dua jam. Memang, acara ini tidak hanya menampilkan penyanyi-penyanyi nasional, atau penyanyi yang sedang promo album baru, tetapi juga menonjolkan humor dari para host seperti Raffi Ahmad, Denny Cagur, alm Olga, Billy Syahputra, Wendy Cagur, Ayu Dewi dan Luna Maya. Acara ini sempat mengalami penurunan rating di tahun keempat penayangannya. Bisa jadi, penonton jenuh dengan konsep yang sama selama dua jam, setiap hari. Tetapi, acara ini mendapat penghargaan Roy Morgan Research sebagai Music/Entertainment Show of The Year  tahun 2014.

RCTI juga mengandalkan ajang pencarian bakat yang memiliki lisensi dari penyelenggara aslinya seperti Indonesian Idol, dan X Factor. Saat ini. X Factor memasuki musim kedua dan memiliki rating tertinggi di hari Jumat malam dengan share sebesar 21,3 % dan juga rating 4,3%, kedua terbesar setelah D’Academy di Indosiar.

Sejauh ini, RCTI mendapatkan share sebesar 16,4%, tertinggi di antara televisi swasta lainnya, dimana hampir semua acara RCTI mendominasi penghargaan Panasonic Gobel Awards dari tahun ke tahun.

moviemania posted this 07 July 2015

Jadwal RCTI untuk hari ini, Selasa 7 Juli 2015: 

00:00 Lanjutan Ada Ba-Sho Di Warung Kopi  
00:30 Seputar Indonesia Malam  
01:00 America's Funniest Home Video  
01:45 Sinetron:  Tukang Ojek Pengkolan (RR)
02:45 Spesial Ramadhan:  Ngantri Ke Sorga
04:15 Sinetron:  Preman Pensiun 2 (RR)
04:45 Filler Ngaji Pagi  
04:50 Sinetron:  Preman Pensiun 2 (RR)
05:30 Bunga-Bunga Hati  
05:55 Filler Bicara Islam  
06:00 Seputar Indonesia Pagi  
06:30 Go Spot  
07:00 Intens  
07:30 Wonderful World Of Disney:  Dinosaur (Film Animasi)
09:30 Sinema Pagi:  Barbie Fairytopia Mermaidia (Film Animasi)
11:30 Silet  
12:00 Seputar Indonesia Siang  
12:30 Hafiz Indonesia 2015  
14:00 Spesial Ramadhan:  Ngantri Ke Sorga (RR)
15:30 Seputar Indonesia Sore  
16:00 Sinetron: Tukang Ojek Pengkolan
17:00 Sinetron: Preman Pensiun 2
17:40 Kultum Bersama Syekh Ali Jaber  
18:00 Sinetron:  Preman Pensiun 2
18:15 Sinetron:  Tukang Bubur Naik Haji The Series
19:45 Sinetron: 7 Manusia Harimau
21:45 Sinetron:  Sakinah Bersamamu
23:00 Rahasia Mati